Gorontalo, 12 Agustus 2026 — Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo, Rabu (12/8). Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau pelaksanaan Skrining Tuberkulosis (TB) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga binaan.
Kedatangan kedua Wakil Menteri disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gorontalo, Bambang Haryanto, didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, beserta jajaran.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes RI dan Wamendagri RI meninjau secara langsung pelaksanaan skrining TB terintegrasi CKG yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Gorontalo. Keduanya juga meninjau Klinik Lapas untuk melihat kondisi sarana dan prasarana pelayanan kesehatan sekaligus memastikan pelaksanaan layanan kesehatan bagi warga binaan berjalan dengan baik.
Selain meninjau fasilitas kesehatan, Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus turut melakukan dialog interaktif bersama warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, warga binaan diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman, kondisi, serta kebutuhan mereka terkait pelayanan kesehatan selama menjalani masa pembinaan di Lapas Kelas IIA Gorontalo.
Dialog berlangsung secara interaktif dan mendapat respons positif dari warga binaan. Kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk memperoleh masukan secara langsung mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan sekaligus kondisi dan kebutuhan warga binaan di bidang kesehatan.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Gorontalo, Bambang Haryanto, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program kesehatan tersebut sebagai bagian dari komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan yang optimal, humanis, dan berkelanjutan kepada seluruh warga binaan.
Melalui pelaksanaan skrining TB terintegrasi dengan CKG, diharapkan deteksi dini terhadap penyakit dapat terus ditingkatkan sehingga penanganan kesehatan warga binaan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat serta mendukung pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh warga binaan.